|
Tidak diragukan lagi bahwa kualitas kasur yang baik, akan mempengaruhi kualitas tidur dan berdampak pada aktivitas keseharian serta kesehatan si pemakai kasur itu. Maka dari itu, kasur yang ditawarkan oleh bermacam-macam produsen pun semakin canggih.
Bagi Anda yang sedang ingin membeli kasur, sebaiknya kenali dahulu
macam-macam kasur yang dijual di pasaran agar tidak salah beli. Kini,
ada beberapa jenis kasur yang tersedia di pasaran mulai dari kapuk,
busa, spring bed hingga lateks.
Bahan baku kasur kapuk menggunakan buah pohon randu, kasur busa menggunakan busa kimiawi yang dinamakan ”poliuretan”.
Untuk kasur pegas menggunakan perpaduan pegas dan poliuretan, dan
terakhir kasur lateks yang disinyalir paling nyaman dibandingkan dengan
jenis kasur lainnya memakai bahan baku alam berupa cairan lateks. Bahan
dasar pembuat karet itu diolah sedemikian rupa menyerupai busa dan
memiliki berjuta rongga-rongga udara yang berfungsi untuk kesempurnaan
sirkulasi udara, sehingga selain mampu menopang tubuh dengan sempurna,
kasur lateks antikutu, juga bebas dari tungau. Pori-pori yang dimiliki
kasur lateks juga membuatnya bersih dari debu. Bahan lateks membuat
kasur terasa sejuk dan mampu menyesuaikan diri dengan tingkat
kelembaban dan iklim, sehingga pengguna tidak merasa kepanasan.
Sayangnya, tidak semua orang bisa membedakan lateks yang asli atau yang
sintetis. Untuk itu simak tips berikut ini agar tidak tertipu ketika
membeli.
- Dari penampilannya, kasur lateks yang asli memiliki warna
kuning keemasan. Itu dikarenakan aplikasi dari proses pemurnian lateks
yang hasil akhirnya berwarna kuning. Bila kasur berwarna kuning
keputihan, berarti kasur tersebut menggunakan lateks sintetis.
- Kasur
lateks yang asli biasanya memiliki lubang-lubang besar yang berfungsi
memperlancar dan menjamin kesempurnaan elastisitas kasur.
- Cobalah
untuk mengangkat kasur lateks yang Anda pilih. Jika terasa ringan,
berarti kasur tersebut bukan lateks yang asli. Kasur lateks yang asli
berbobot cukup berat dan tidak mudah terangkat.
- Kasur lateks
asli memiliki side wall system untuk memberikan proteksi agar tidak
jatuh terperosok saat bergerak ke pinggir kasur.
- Gosok dengan kuat permukaan kasur tersebut. Jika mudah rontok, berarti. kasur tersebut menggunakan lateks sintetis.
- Kasur
lateks sintetis umumnya lebih empuk dan mudah melesak ke dalam,
sedangkan lateks asli lebih elastis dan lentur serta memiliki kepadatan
tinggi.
- Pastikan Anda membeli lateks yang memiliki garansi
resmi dan memiliki logo Latex Naturally. Dan beberapa merek sudah
membekali diri dengan surat pengakuan World Federation of Chiropractic
(Federasi Dokter Tulang Belakang Dunia) yang menjamin kualitas kasur
tersebut mampu meningkatkan kualitas istirahatnya.
(Okliviana / berbagai sumber)
|